Spesies Langka yang Hanya Dapat Dijumpai di Peru

Spesies Langka yang Hanya Dapat Dijumpai di Peru

Spesies Langka yang Hanya Dapat Dijumpai di Peru

Spesies Langka yang Hanya Dapat Dijumpai di Peru – Peru adalah salah satu negara paling beraneka ragam di dunia, menawarkan kepada para pecinta hewan kilasan tentang beberapa hewan paling langka di dunia. Dengan hutan hujan Amazon dan Andes begitu dekat, penggemar hewan dapat melakukan tur melalui hutan dan gunung untuk melihat makhluk-makhluk ini di habitat alaminya.

Negara Peru merupakan salah satu negara, yang memiliki wilayah yang sangat luas di benua Amerika bagian selatan. Dilalui oleh pegunungan Andes serta hutan Amazon membuat Peru menyimpan banyak sekali berbagai jenis satwa yang terdiri dari 1800 spesies burung, 500 spesies mamalia serta 300 spesies reptil.

Namun, di antara banyaknya spesies hewan yang berhabitat di wilayah Peru, ada beberapa spesies unik yang hanya dapat kamu dijumpai di negara ini. Terdiri dari spesies hewan eksotis yang sangat dilindungi sekali keberadaannya.

Pink Dolphin

Sebagai salah satu negara yang dilalui oleh aliran sungai Amazon, Peru menyimpan banyak sekali spesies hewan air tawar yang langka sekaligus unik dan salah satunya adalah pink dolphin.

Tubuh dari pink dolphin awalnya memiliki warna abu-abu saat pertama kali dilahirkan dan kemudian berangsur-angsur berubah menjadi warna pink setelah ikan ini beranjak dewasa.

Untuk bertahan hidup, pink dolphin memangsa berbagai spesies ikan-ikan kecil yang ada di dalam sungai Amazon seperti lele, tetras hingga piranha. Ikan ini sangat mudah sekali untuk dijumpai di wilayah Iquitos, Peru.

Spectacled Bear

Spectacled Bear dikenal juga dengan sebutan jukumari oleh sebagian besar masyarakat Peru. Spesies beruang ini berhabitat di wilayah pegunungan Andes yang mendiami daerah di ketinggian 4000 meter dari permukaan laut.

Spectacled Bear merupakan satu-satunya spesies beruang yang terdapat di benua Amerika bagian selatan. Dari segi penampilan, beruang ini memiliki ukuran kepala yang lebih kecil serta perpaduan warna bulu hitam dan kuning pada bagian wajah.

Llama

Dari sekian banyak spesies unta yang ada di Peru, llama merupakan spesies yang paling populer dikalangan masyarakat Peru. Dilansir dari laman Incarail, llama biasanya hidup di daerah dataran tinggi bahkan sebagian populasinya banyak mendiami daerah di ketinggian 4000 meter dari permukaan laut.

Hewan ini berhabitat asli di sekitar wilayah pegunungan Andes yang membentang di utara Peru. Dari segi penampilan, llama mempunyai bulu seperti tekstur bulu domba serta memiliki tinggi 1.6 hingga 1.8 meter dengan berat maksimal 208 kilogram.

Condor

Condor merupakan spesies burung karnivora non-akuatik terbesar di dunia dengan bobot tubuh yang mencapai 15 kilogram. Sedangkan sayap dari burung condor rata-rata memiliki panjang 3 meter dengan kombinasi warna bulu hitam, putih serta abu-abu.

Untuk sistem reproduksi, burung condor akan mencapai kematangan seksual saat berumur 5 hingga 6 tahun. Spesies burung ini mampu bertahan hidup hingga usia 50 tahun di habitat aslinya yang terdapat di wilayah pegunungan Andes.